The Secret: Suster Ngesot Urban Legend Adalah Film Horor Pertama Marshanda

INDONESIASATU.CO.ID:

Jakarta - Rumah produksi RA Pictures merilis film bergenre horor berjudul The Secret: Suster Ngesot Urban Legend.  Raffi Ahmad tidak tanggung-tanggung  di film ini menjadi produser.

Kita mengerjakan film ini sangat serius. Syuting sudah 8 bulan yang lalu, persiapannya sendiri 3 bulan, proses syuting 1 bulan. Jadi 4 bulan kita produksi, post produksi sampai 4 bulan jadi totalnya 8 bulan mengerjakan film ini sampai selesai," ujar Raffi Ahmad yang ditemui pada  acara Press Screening film The Secret, XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (24/4)malam.

Di film terbarunya, Raffi Ahmad menggaet sang istri, Nagita Slavina, sebagai pemeran utama. Bukan tanpa alasan, ternyata Raffi sudah melihat kecocokan antara karakteristik tokoh Kanaya dan Nagita sedari awal.

"Sebenarnya bukan karena Nagita istri gue, karena perannya pas aku lihatnya pas gitu. Kalau horor aku mau coba yang di tengah-tengah jadi bukan yang tua atau muda. Makanya aku compare Nagita dan Marshanda, aku kolaborasikan," jelasnya.


Nagita kan 15 tahun lalu dia pernah main film horor dan ini come backnya dia, kalau Marshanda itu pertama kali dia main film horor. Jadi aku disini kasih beberapa pemain cameo yang memang sesuai dengan porsinya bakal membuat dan menciptakan adegan yang memorable," pungkasnya.


Raffi berharap, banyak komentar positif yang muncul untuk filmnya. Dia bahkan mengklain, film horornya tak sekadar seram, tapi juga membuat penonton terbawa perasaan.


Disisi lain, Marshanda mengatakan Iya ini pertama kalinya gimana mudah mudahan temen-temen yang menonton pada suka, dan banyak yang nonton," ujarnya.


Menjadi film horor pertamanya tentu, Marshanda ingin memberikan yang terbaik. Agar orang yang melihat filmnya nanti melihat kesungguhannya tersebut. Mendapat mandat untuk bermain film layar lebar, tentu senang perasaan dari ibu satu anak ini.

"Seneng sih seneng banget aku seneng bisa bergabung dalam film," ucap Marshanda.

"Paling kalau break lumayan lama gimana ya ngafalin dialog bisa ga ya. ada rasa ras begitu. tapi begitu kembali lagi sih sudah biasa," lanjutnya.

Raffi berharap, banyak komentar positif yang muncul untuk filmnya. Dia bahkan mengklain, film horornya tak sekadar seram, tapi juga membuat penonton terbawa perasaan.

"Kita memang menyajikan horor yang baper, selain mencekam, baper juga. Mudah-mudahan pas tayang tanggal 26 April nanti bisa dapat hasil penonton yang baik, Insya Allah," sambung Raffi. (Rik)

  • Whatsapp

Berita Terkait

Index Berita