KPU Musnahkan Kertas Suara Rusak Sebanyak 18.342 Suara 

INDONESIASATU.CO.ID:

MOROWALI - Berdasarkan hasil rapat  Koordinasi KPUD Morowali Bersama Stakeholder Terkait Pemusnahan Surat Suara Rusak Hasil Penyortiran KPUD Pada Pelaksanaan Pilkada Morowali 2018. Maka sebanyak 18.342 Kertas suara yang rusak telah dimusnahkan oleh pihak KPU. Pemusnahan kertas suara dilakukan di halaman Kantor KPU Kabupaten Morowali Desa Bahomahoni Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten Morowali.

Hadir dalam kegiatan tersebut Djafar Hamid Sekdakab Morowali, Wahyudi Wahid Ketua KPUD Morowali, AKBP Dadan Wahyudi Kapolres  Morowali, Letkol Arh. Sabariyandu Kristian Saragih Dandim 1311 Morowali, Ruslan Ketua Panwaslu Kabupaten Morowali, Bambang Soerodjo Assisten I Pemkab Morowali ,Abdul Wahid Hasan Kaban Kesbangpol Morowali, Amin Cega Sekertaris Dukcapil Morowali, 9 Perwakilan Lo masing-masing Paslon Bupati-Wakil Bupati Morowali 2018.Selasa(26/6/2018).


Dalam penyampainya  Ketua KPUD Morowali Wahyudi Abd Wahid  mengatakan, setelah dilakukan penyortiran Surat Suara, KPUD Morowali menemukan masih banyak Surat Suara yang rusak sebanyak 18.342 Surat Suara. Ada 2000 Surat Suara untuk PSU (Pemungutan Suara Ulang) yang belum disortir oleh KPUD dan telah distempel pihak perusahaan yang hanya digunakan saat PSU di TPS.

Pendistribusian Surat Suara telah didistribusikan, untuk Kecamatan Bungku Selatan ada kendala di wilayah Desa Sainoa karena ombak besar, namun hasil koordinasi telah dilaksanakan Pendistribusian. "Untuk daerah terpencil Dusun Lerea Kecamatan Bahodopi logistik Pilkada Morowali 2018 telah didistribusikan dan telah sampai," Ujar Ketua KPU 

Lanjut Ketua KPU Wahyudi , terkait adanya pertayaan dari peserta rapat ,   Respon Ketua KPUD Morowali Bahwa di TPS tetap berjalan apabila terjadi hujan karena perubahan cuaca bukan termasuk bencana alam.

KPUD Morowali telah menyampaikan kepada KPPS untuk menangani masalah tersebut, karena yang pertama membuka Surat Suara pertama kali sebelum dilakukan pencoblosan adalah ketua KPPS.

"Fasilitas negara dapat digunakan sebagai TPS, namun harus mendapatkan izin dari intansi bersangkutan," Ujarnya

Selanjutnya KPUD Morowali memusnahkan Surat Suara yang rusak hasil penyortiran sebanyak 18.342 Surat Suara dengan cara dibakar dan disaksikan oleh seluruh peserta rapat koordinasi.(supriyono)
 

  • Whatsapp

Index Berita