H. Deddy Adhiyaksa Kembali Nahkodai Asosiasi Tenaga Teknik Indonesia (ASTTI), Terpilih Aklamasi dalam Munas ASTTI ke-IV di Kupang

INDONESIASATU.CO.ID:

KUPANG – H. Deddy Adhiyaksa secara aklamasi terpilih kembali menjadi ketua umum Asosiasi Tenaga Teknik Indonesia (ASTTI) untuk periode 2018-2023 dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke IV ASTTI yang berlangsung di Aston Hotel & Convention Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Selasa (24/7/2018).

Dalam musyawarah yang berlangsung sejak pagi hingga pukul 23.00 Wita itu, peserta Munas yang terdiri dari Dewan Pengurus Pusat ASTTI serta perwakilan 33 Dewan Pimpinan Daerah ASTTI seluruh Indonesia secara meyakinkan memilih kembali H Deddy Adhiyaksa untuk kembali menukangi organisasi profesi ini untuk periode lima tahun ke depan.

Ketua Panitia Munasus dan Munas IV ASTTI, Andri L Kusumah kepada Pos Kupang di Aston Hotel & Convention usai pelaksanaan Munas menjelaskan, Munas ke IV ASTTI telah menghasilkan keputusan untuk memilih kembali Deddy Adhiyaksa yang saat ini menjabat sebagai ketua umum untuk kembali menukangi ASTTI untuk periode selanjutnya. Komposisi kepengurusan pun dikatakannya kampir mirip dengan kepengurusan sebelumnya, tetapi dengan tambahan personil sebanyak 10 orang.

“Pengurus ASTTI yang baru ya hampir miriplah dengan yang lama tetapi dengan tambahan-tambahan karena memang load DPP sekarang kan sangaat besar sudah jadi 31 pengurus,” ungkapnya.  Andri menjelaskan, peserta Munas menilai dibutuhkan penambahan sumber daya manusia untuk menggerakkan dan menjalankan roda organisasi ke depan agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

“Karena memang sepanjang kemarin ini kita merasa kekurangan SDM untuk melaksanaakan tugas dan program kerja organisasi sehingga sekarang jumlah pengurus lebih gemuk, tetapi diharapkan dengan tambahan jumlah orang seperti ini tugas dan program kerja yang kita rancang ini bisa terlaksana dengan lebih baik,” papar Andri.  

Pria yang mengemban tugas sebagai wakil sekjen ASTTI pada periode sebelumnya ini lebih lanjut mengungkapkan, peserta munas juga menyepakati rekomendasi untuk menyusun renstra organisasi yang berkualitas sehingga ASTTI tetap menjadi organisasi profesi yang leading di Indonesia.

“Memang kita sampai saat ini masih menunggu permen (Peraturan Menteri) atau apapun turunan dari UU No.2 tahun 2017 menyangkut akreditasi asosiasi, sehingga memang kita harus menyusun renstra supaya kita bisa tetap menjadi asosiasi yang leading di Indonesia seperti saat ini,” ungkapnya.  Ia mengungkapkan pengakuan yang diberikan pemerintah dan LPJKN memang menjadi landasan agar ASTTI tetap berupaya meningkatkan kualitas sebagai organiasi profesi terbaik di Indonesia.

“Ya memang kalau dalam sambutan pak Yahya sebagai sekretaris Dirjen dan LPJKN juga dikatakan bahwa ASTTI ini kan asosisasi profesi yang terbaik karena memang dilihat dari jumlah sebaran, jumlah anggota, dari infrastruktur yang dimiliki itu, lebih komplit.”

Lanjutnya, munas juga menghasilkan rekomendasi agar ASTTI tetap mengupayakan dengan dialog bersama pemerintah agar peran asosiasi profesi tetap diberikan secara penuh. “Yang kedua, mungkin kita ada beberapa ajuan pada pihak pemrintah agar peran asosiasi ini diberikan secara penuh, bukan seakan-akan.

Kalau di dalam UU No.2 ini kan regulasi (tentang peran sertifikasi) kemudian ini diambil kembali. Ya, tetapi ini kan menyangkut penafsiran terhadap ayat-pasal yang belum ada permennya,” pungkasnya.

Frans Bata, peserta Munas ke-IV yang juga merupakan wakil ketua DPD ASTTI NTT mengungkapkan, semua peserta memberikan dukungan secara bulat kepada Deddy untuk kembali memimpin ASTTI. “Pokoknya kita dengan semangat kekeluargaan memberikan dukungan secara bulat kepada pak Deddy, kita benar-benaar musyawarah mufakat dalam pemilihan ini,” ungkapnya.  Frans melanjutkan, sebagai organisasi profesi maka semangat kekeluargaan benar-benar dirasakan dalam proses munas kali ini meskipun tetap ada dinamika dalam pelaksanaannya. Ia melanjutkan, selanjutnya Munas juga mengingatkan pencapaian sasaran bagaimana meningkatkan kompetensi dan kualitas organisasi serta anggotanya pada waktu yang akan datang.

Pelaksanaan Munas ke-IV ASTTI yang berlangsung di Aston Hotel & Convention Kupang yang dihadiri oleh perwakilan 33 Dewan Pimpinan Daerah ASTTI seluruh Indonesia ini berlangsung sejak pukul 09.00 Wita hingga penutupan pada 23.00 Wita. Pelaksanaan Munas ke-IV sendiri bertujuan untuk mereorganisasi kepengurusan dan menentukan arah dan program organisasi selama periode lima tahun mendatang.

Kegiatan Munas IV ASTTI 2018 yang sebelumnya didahului dengan Munasus pada hari Senin (23/7/2018), mengusung tema "Membagun manusia pembangun".

Hadir dalam pembukaan Munas, Sekretaris Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Yahya Supriatna, Direktur Intala Dirjen Bina Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja Kemenakertrans Suhardi, Ketua LPJKN Ruslan Rifai, Ketua Panitia Munasus dan Munas IV Andri L. Kusumah dan Ketua Umum DPP ASTTI H. Deddy Adhiyaksa  serta Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda NTT Aleksander Sana yang mewakili Penjabat Gubernur NTT.


Sumber : Ryan Nong, Editor: Ferry Ndoen,  www.pos-kupang.com 

.
 

  • Whatsapp

Index Berita